Hai.
Hal pertama yang harus aku akui adalah... em, aku bingung mulai dari mana.
Jadi, ini cerita lama.
Tanggal 6 Oktober 2012. Hari Sabtu. Aku bangun jam 3 pagi tanpa alasan yang jelas. Aku baru saja akan menarik selimut kembali ketika aku ingat sesuatu.
...hari ini aku lomba. Lomba Spelling Bee.
Ceritanya panjang. Kenapa aku bisa ikut lomba itu? Well, ceritanya dimulai tiga hari sebelumnya. Rabu, 3 Oktober 2012. Aku sedang mengerjakan soal Matematika ketika Mr Ag--mantan wali kelasku sekaligus guru bahasa Inggris kelas 7 dan 8--masuk ke kelas dan memberi pengumuman. Intinya, hari itu bakal diadakan seleksi buat milih peserta lomba Spelling Bee besok Sabtu. Adel, yang duduk di sebelahku, menoleh dan bilang, "Ikut sana, Mith!" tapi aku hanya nyengir dan kembali mengerjakan soal di buku. Tawaran yang menarik, kupikir. Diam-diam aku pingin ikut, tapi rasanya kok... males.
This isn't a blog about photography; it's a blog about little photographer's daily life.
Minggu, 25 November 2012
Senin, 29 Oktober 2012
HEEEEYYYYY PEOPLE I'M BACK!
HEEEEEEYYYY PEOPLEEEEEE! WHAT'S UP?! YO, THE DAFT WRITER IS HERE, BABY! *tebar konfeti* *tebar kolor* *tebar ciuman*
Yep. It's been... whew, let's see... about... 7 months since my last post here? Wait... what? SEVEN? MONTHS?! You're going to kidding me, readers! /no
Um. Okay, self-control. Well, guess what, I'm a 9th grader student now! A senior. Wow. I have about 200 juniors and it feels like... yeah. Time flies so past, fellas. I'm still fourteen years old, of course. My birthday is on next year. Oh, and I just realised that I'll do the national examination on May... or April. *sigh*
So! After 7 months--which feels like 7 centuries--leaving this blog, I have a lot of stories that I'd like to share to all of you. Like, um, let's say:
- Have I told you that I went to South Korea on May 2012? Have I? ...oh, right. I only told the plan. Not about the journey. Well, write it down to my "to-write-list".
- I passed the 8th grade with not-so-good-grades. But still, I felt so grateful. Alhamdulillah :)
- I became one of the Art Event committee! Well, The Art Event is an annual event which is organized by the 9th graders. I became the documentary section. Big job is waiting, guys.
- I joined a Spelling Bee Regional Competition in English First, and... guess what? I won the third place! My best friend, Hafidh, got the second place. That means that both of us will go to Jakarta to join the National Spelling Bee Competition! Wish a lot of luck for us!
- There's another English Competition that I and Hafidh (and some of 7th and 8th graders) will join, again. The National English Olympics in Malang. There's a written preliminary round in school, so if we get selected, then we will go to Malang to join the semifinal and final round. Again, wish us luck.
Um, I think that's all for now. At least I've updated this, okay? See you later!
Minggu, 06 Mei 2012
Behind The Report: Me and The Boys
Oke, ini bukan postingan tentang lagu SNSD The Boys itu. Bukan, saudara-saudara sekalian. Kali ini, aku mau
sedikit cerita tentang proses hunting opini
buat majalah sekolah. Keceee, berasa reporter asli. Hah, sadar Miiith. Kamu ini
penulis kacangan. Sadaaaaar.
Lanjut. Jadi, waktu lagi pekan UTS, Ibu Kepala Redaksi majalah sekolahku
(to all my friends in Al-Azhar 14 JHS.
You know who is she, right?) dengan sangat tidak elit mengumpulkan
anak-anak jurnalistik di depan ruang guru setelah jam pulang sekolah. Intinya,
kami semua disuruh mencari opini dari teman-teman tentang jejaring sosial. Apa
saja dampak positif dan negatifnya, serta bagaimana cara mengatasinya. Aduh,
tugas jurnalku nambah lagi. Sudah disuruh bikin liputan di Jakarta, nulis
pengalaman di Korea, dan masih ada ini. Tapi biarlah. Selama kita senang, pasti
semuanya jadi mudah. Aku sih manggut-manggut aja sambil berpikir enaknya
menggaet (weleh, bahasanya) siapa untuk dijadikan narasumber. Pikiran pertama yang
terlintas di benakku, anak-anak ROPM. Red
Orchid Photo Management. Kelompok banci kamera (profesional) yang terdiri
dari aku, Ave, Alma, Hafidh, dan Oddy. Mungkin mereka bisa aku tanya-tanya
tentang opini mereka. Atau... aku kepikiran Aiz dan Rizal. Yeah, secara, mereka
sobat karibku, juga anak debat. Pasti persoalan begini sangat cipilihi buat
mereka.
Minggu, 29 April 2012
Boys Talking About Social Network
Dapet tugas jurnalistik, suruh wawancara (minta opini deng) tentang sisi positif dan negatif dari jejaring sosial. Dan aku memilih tiga cowok ini sebagai narasumberku. Insya Allah, ketiga anak ini bakal muncul di Mozas, majalah sekolahku. Haha. Oh, dan maaf kalau postingan kali ini rada pendek.
So... what they said about social network?
So... what they said about social network?
Hafidh Rahman Zailani (Hafidh)
“Positifnya, komunikasi makin luas dan cepet. Apalagi kita
sebagai manusia, komunikasi harus terus. Negatifnya, pikiran gampang
terpengaruh dan terfokus ke situ. Konsentrasi jadi kurang, dan sosialisasi
terhadap sekitar jadi kurang bagus. Cara menghindari dampak negatifnya gampang.
Pakai social network kayak gitu tetep
boleh, tapi buat kepentingan tertentu aja, atau buat fun aja kalau lagi nggak ada kegiatan yang bermanfaat.”
Muhammad Rizal
Nugraha (Rizal)
“Positifnya, bisa ngobrol sama temen-temen walaupun nggak
ketemu. Jadi kita bisa tahu keadaan temen. Negatifnya... bikin ketagihan, nggak
praktis, buang-buang uang buat internetnya, bikin kurang gerak karena duduk di
depan komputer terus-terusan. Cara menghindarinya? Jangan kebanyakan main social network, keluar rumah buat ganti
suasana, dan olahraga juga biar nggak kurang gerak.”
Faiz Dhia Adlian (Aiz)
“Positifnya sih, namanya juga ‘social’ network, berarti bisa mempertemukan satu orang ke orang
lain, terus bisa buat tempat curhat, sama buat stalking orang lain, hehehe. Intinya, keuntungannya tuh bisa untuk
memperlancar komunikasi dan nambah temen. Kalau negatifnya, bisa bikin anak
ketagihan, otomatis anak itu banyak diam di depan komputer, dan itu banyak
pengaruhnya, seperti lupa shalat, merusak mata, tulang punggung bermasalah,
sama lupa makan juga. Kalau cara mengatasinya... waduh, semua tergantung
kesadaran anak masing-masing sih, hehe. Sebenernya sih itu kan sudah diupayakan
sama pihak Facebook-nya, bikin batas umur buat penggunanya. Tapi ya itu tadi,
semua tergantung kesadaran penggunanya.”
Jumat, 20 April 2012
OSN dan Perjalanan Pulang
Melanjutkan
yang kemarin, sekarang aku mau cerita tentang hari kedua kami di Alpus. OSN.
Jadi
gini, kami yang UKA kan lombanya hari Jumat. Nah, hari Sabtu, giliran
teman-teman OSN yang lomba di Alpus. OSN-nya terdiri dari Matematika, Fisika,
Biologi, dan IPS. Matematika ngirim 7 orang—Fia, Lulu, Kirana, Naufal Afif,
Ainun, Miko, sama... ah, aku lupa. Biologi ngirim 3: Hida, Aji, Arif. Fisika
juga 3 orang: Adel, Sheila, Nabila. IPS 3 orang, Yumna, Nadia, Fira. Yap, yang
OSN lebih banyak daripada yang UKA.
Sabtu,
7 April 2012.
Pagi
itu, aku sudah jalan-jalan ke setiap kamar buat sekedar ngucapin “Good luck, ya!” atau “Sukses, ya!”.
Sejak malam sebelumnya, mereka sudah dikarantina—dikelompok-kelompokkan
berdasarkan mata pelajaran mereka dan nggak boleh melakukan kegiatan apapun
selain belajar. Dasar, pas isengnya lagi kumat, aku dan anak-anak UKA (well, cuma Ave sih sebenernya) pengen
banget gangguin anak-anak OSN. Tapi melihat wajah stres mereka... em, nggak
jadi deh. Akhirnya, aku dan anak-anak Bahasa Inggris malah bikin semacam
manajemen foto dan bikin photoshoot. Tentang
photoshoot ini, bakal aku ceritain di
postingan selanjutnya.
Senin, 16 April 2012
UKA - Unjuk Kreativitas Al-Azhar
Oke deh, sekarang giliran lomba di Al-Azhar Pusat, Jakarta, yang aku ceritain.
Jum'at, 6 April 2012.
Di mana anak-anak lain bersukacita karena libur, aku dan 8 orang lainnya malah harus pergi untuk berlomba.
Aku, Hafidh, dan Ave ikut lomba debat Bahasa Inggris. Ayu dan Rian lomba desain grafis. Intan dan Nafis ikut lomba tahfidz (hafalan) juz 30. Oddy dan Alma ikut lomba story telling.
Sabtu, 14 April 2012
April 10th, 2012 (part 2)
Jadi... ini lanjutan yang kemarin.
Habis pengumuman lomba, karena bosan dan bingung mau ngapain--lagipula kalau kami balik ke sekolah juga bakalan kayak anak ilang--jadi Mr. Atok ngajakin jalan-jalan. Aku dan Hafidh sih mau-mau aja. Tapi Ave nggak, dia pengen pulang. Kangen kasur katanya, hihi. Sebenernya aku juga, sih. Tapi karena aku males banget balik ke rumah, ya sudah deh, ikut aja.
Berhubung Mr. Ag--wali kelasku yang sudah berevolusi dari manusia super menyebalkan menjadi wali kelas 8 paling kece--nyuruh kami field trip (baca: jalan-jalan) sendiri, aku terima deh. Iseng-iseng aku bilang pengen nonton, dan... beneran Mr Atok dan Hafidh pengen nonton. Bwahahaha. Malahan Mr Atok nyuruh Hafidh browsing jadwal bioskop di... XXI Paragon. Uoooh, kece!
Habis pengumuman lomba, karena bosan dan bingung mau ngapain--lagipula kalau kami balik ke sekolah juga bakalan kayak anak ilang--jadi Mr. Atok ngajakin jalan-jalan. Aku dan Hafidh sih mau-mau aja. Tapi Ave nggak, dia pengen pulang. Kangen kasur katanya, hihi. Sebenernya aku juga, sih. Tapi karena aku males banget balik ke rumah, ya sudah deh, ikut aja.
Berhubung Mr. Ag--wali kelasku yang sudah berevolusi dari manusia super menyebalkan menjadi wali kelas 8 paling kece--nyuruh kami field trip (baca: jalan-jalan) sendiri, aku terima deh. Iseng-iseng aku bilang pengen nonton, dan... beneran Mr Atok dan Hafidh pengen nonton. Bwahahaha. Malahan Mr Atok nyuruh Hafidh browsing jadwal bioskop di... XXI Paragon. Uoooh, kece!
Langganan:
Postingan (Atom)